Industri manufaktur dan FMCG bergerak dalam ritme cepat yang membutuhkan akurasi tinggi di setiap tahapan operasional mulai dari produksi, Quality Control (QC), hingga warehouse. Aktivitas harian kini sangat bergantung pada perangkat mobile seperti tablet dan ponsel untuk memantau mesin, mencatat QC, akses SOP, hingga mengelola inventori di lapangan.
Namun, dengan puluhan hingga ratusan perangkat tersebar di area operasional, perusahaan perlu memastikan semuanya berfungsi optimal, berada di lokasi yang tepat, dan tidak menghambat jalur produksi. Namun semakin banyak perangkat digunakan, semakin besar pula risikonya. Perangkat yang berpindah tanpa pengawasan dapat menyebabkan hilangnya data, salah input, downtime proses produksi, hingga bocornya informasi sensitif seperti formula produk atau layout pabrik.
Risiko human error saat QC hingga perangkat hilang di warehouse pun semakin sering terjadi. Kondisi ini menegaskan kebutuhan akan sistem yang mampu mengendalikan lokasi perangkat, memberikan notifikasi otomatis, dan memastikan setiap perangkat digunakan sesuai zona kerja. Di sinilah geofencing menjadi solusi penting untuk menjaga keamanan, akurasi, dan kelancaran operasional.
Apa itu Geofencing?
Geofencing adalah teknologi yang memungkinkan perusahaan membuat batas virtual di area tertentu seperti ruang produksi, QC, atau warehouse untuk memantau pergerakan perangkat secara otomatis. Ketika perangkat keluar atau masuk area tersebut, sistem akan mengirimkan notifikasi dan dapat menjalankan kebijakan tertentu, misalnya membatasi aplikasi atau menonaktifkan kamera.
Fitur ini memberi lapisan kontrol tambahan untuk menjaga perangkat tetap berada di area yang tepat, aman, dan sesuai fungsi operasionalnya.
Bagaimana Cara Kerja Geofencing?
Geofencing bekerja dengan mengombinasikan GPS dan internet untuk mendeteksi lokasi perangkat secara akurat. Administrator menetapkan zona kerja pada peta digital dan mengatur kebijakan otomatis berdasarkan event “masuk” atau “keluar” area.
Sistem kemudian memantau pergerakan perangkat secara real-time. Jika perangkat meninggalkan area operasional, sistem langsung memberikan peringatan, membatasi fitur tertentu, atau mengunci perangkat demi mencegah penyalahgunaan atau kebocoran data.
Contoh Penggunaan Geofencing di Industri Manufaktur dan FMCG
Geofencing dapat diimplementasikan di industri manufaktur dan FMCG untuk memantau setiap pergerakan perangkat di berbagai lini atau departemen. Secara detail, berikut contoh implementasinya di kedua industri.
Manufaktur
Manufaktur dapat menggunakan geofencing untuk lini produksi dan QC. Di lini produksi, perangkat digunakan untuk memantau mesin, input parameter, dan akses SOP. Geofencing akan otomatis mengunci perangkat jika dibawa keluar dari area produksi. Notifikasi cepat dapat membantu tim merespons potensi kehilangan perangkat atau akses data sensitif oleh pihak yang tidak berkepentingan.
Sementara tim QC dapat meningkatkan validasi lebih akurat dan tepat waktu di mana perangkat harus berada pada titik inspeksi yang sudah ditentukan. Geofencing memastikan perangkat tetap berada di area tersebut dan ketika keluar area maka admin akan menerima alert sehingga mode pembatasan fitur akan aktif. Cara ini dapat meningkatkan konsistensi data dan mempercepat proses validasi kualitas.
FMCG
Sektor FMCG dapat menggunakan geofencing untuk menjaga akurasi inventori dan pergerakan perangkat yang digunakan untuk scanning, licking list, dan update stok di warehouse. Geofencing memastikan perangkat tidak keluar atau berpindah keluar zona gudang. Sistem dapat menonaktifkan aplikasi tertentu atau membatasi akses untuk mencegah kehilangan perangkat dan menjaga stabilitas logistik.
Solusi Geofencing dalam MDM Helios Mobility Suite
Helios Mobility Suite (HMS) menghadirkan solusi geofencing dalam Mobile Device Management (MDM) yang dapat membantu perusahaan mengatur, memantau, dan mengamankan seluruh perangkat kerja dari satu dashboard terpusat. Geofencing sebagai salah satu fitur unggulan HMS memungkinkan perusahaan untuk membuat batas virtual sesuai area operasional, mulai dari produksi, QC, hingga warehouse.
Ketika perangkat keluar atau masuk area yang tidak sesuai ketentuan, HMS otomatis mengirimkan notifikasi ke admin dan dapat menerapkan kebijakan khusus seperti menonaktifkan kamera, membatasi aplikasi, hingga mengunci perangkat. Fitur ini memberikan kontrol penuh terhadap pergerakan perangkat, keamanan data, dan memastikan perangkat digunakan sesuai SOP di zona kerja yang tepat.
Baca Juga: Cegah Risiko Data Bisnis Bocor, Ini 5 Manfaat Utama Mobile Device Management
Keunggulan MDM Helios Mobility Suite dan Fitur Geofencing
HMS dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional cepat dan akurat di industri manufacturing & FMCG. Berikut fitur utama yang memperkuat keamanan dan efektivitas perangkat.
1. Location Tracking
Memantau lokasi perangkat di seluruh area produksi, QC, dan warehouse. Memberikan visibilitas penuh untuk mencegah kehilangan perangkat dan mendukung pelacakan pada aktivitas kritikal.
2. Real-Time Location Tracking
Memantau pergerakan perangkat secara real-time dan alert akan otomatis muncul ketika perangkat berada di luar area yang seharusnya. Dengan begitu manajemen dapat merespons cepat ketika terjadi kehilangan perangkat kerja.
3. Location Data History
Mencatat riwayat lokasi perangkat untuk audit internal, investigasi perangkat hilang, evaluasi SOP, hingga memenuhi standar kepatuhan industri.
4. Geofencing
Menetapkan batas virtual di area operasional. Sistem memberikan alert otomatis jika perangkat keluar atau masuk zona tertentu serta menerapkan kebijakan keamanan seperti memblokir kamera atau membatasi aplikasi.
Dapatkan Solusi MDM dari Helios Mobility Suite
Solusi MDM dari Helios Mobility Suite dirancang khusus berdasrkan kebutuhan operasional perusahaan dengan fleksibilitas lisensi dan fitur yang relevan dengan kondisi di lapangan. Helios menawarkan HMS bundling Android device yang siap pakai, lisensi fleksibel, harga kompetitif, dan fitur yang sesuai dengan tantangan kebutuhan industri.
Sebagai bagian dari CTI Group, Helios didukung tim profesional untuk proses proses pengelolaan perangkat yang tepat bagi industri manufaktur dan FMCG. Dapatkan demo dan trial GRATIS untuk fitur dasar HMS selama 14 hari dengan menghubungi tim kami di link ini.
Penulis: Ervina Anggraini – Content Writer CTI Group